| 1.4.1 |
Proporsi penduduk/rumah tangga dengan akses terhadap pelayanan dasar. |
|
|
|
| 1.4.1.(a) |
Persentase perempuan pernah kawin umur 15-49 tahun yang proses melahirkan terakhirnya di fasilitas kesehatan. |
Persentase perempuan pernah kawin umur 15-49 tahun yang proses melahirkan terakhirnya di fasilitas kesehatan |
Indikator Sesuai |
Meningkatnya cakupan persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan untuk 40% penduduk berpendapatan terbawah pada tahun 2019 menjadi 70% |
| 1.4.1.(b) |
Persentase anak umur 12-23 bulan yang menerima imunisasi dasar lengkap. |
Persentase anak umur 12-23 bulan yang menerima imunisasi dasar lengkap. |
Indikator Sesuai |
Meningkatnya cakupan imunisasi dasar lengkap pada anak usia 12-23 bulan untuk 40% penduduk berpendapatan terbawah pada tahun 2019 menjadi 63%. |
| 1.4.1.(c) |
Prevalensi penggunaan metode kontrasepsi (CPR) semua cara pada Pasangan Usia Subur (PUS) usia 15-49 tahun yang berstatus kawin. |
Prevalensi penggunaan metode kontrasepsi (CPR) semua cara pada Pasangan Usia Subur (PUS) usia 15-49 tahun yang berstatus kawin. |
Indikator Sesuai |
Meningkatnya cakupan angka pemakaian kontrasepsi semua cara pada perempuan usia 15-49 tahun untuk 40% penduduk berpendapatan terbawah pada tahun 2019 menjadi 65%. |
| 1.4.1.(d) |
Persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap layanan sumber air minum layak dan berkelanjutan. |
Persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap layanan sumber air minum layak dan berkelanjutan. |
Indikator Sesuai |
Meningkatnya akses air minum layak untuk 40% penduduk berpendapatan terbawah pada tahun 2019 menjadi 100%. |
| 1.4.1.(e) |
Persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap layanan sanitasi layak dan berkelanjutan. |
Persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap layanan sanitasi layak dan berkelanjutan. |
Indikator Sesuai |
Meningkatnya akses sanitasi layak untuk 40% penduduk berpendapatan terbawah pada tahun 2019 menjadi 100%. |
| 1.4.1.(f) |
Persentase rumah tangga kumuh perkotaan. |
Persentase rumah tangga kumuh perkotaan. |
Indikator Sesuai |
Meningkatnya jumlah rumah tangga berpendapatan rendah yang dapat mengakses hunian layak pada tahun 2019 menjadi 18,6 juta untuk 40% penduduk berpendapatan terbawah. |
| 1.4.1.(g) |
Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/sederajat. |
Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/sederajat. |
Indikator Sesuai |
Meningkatnya Angka Partisipasi Murni SD/MI/ Sederajat pada tahun 2019 menjadi 94,78% (2015: 91,23%). |
| 1.4.1.(h) |
Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/MTs/sederajat. |
Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/MTs/sederajat. |
Indikator Sesuai |
Meningkatnya Angka Partisipasi Murni SMP/MTs/ Sederajat pada tahun 2019 menjadi 82,2% (2015: 79,97%). |
| 1.4.1.(i) |
Angka Partisipasi Murni (APM) SMA/MA/sederajat. |
Angka Partisipasi Murni (APM) SMA/MA/sederajat. |
Indikator Sesuai |
Meningkatnya Angka Partisipasi Kasar SMA/SMK/MA/Sederajat pada tahun 2019 menjadi 91,63% (2015: 82,42%). |
| 1.4.1.(j) |
Persentase penduduk umur 0-17 tahun dengan kepemilikan akta kelahiran. |
Persentase penduduk umur 0-17 tahun dengan kepemilikan akta kelahiran. |
Indikator Sesuai |
Kepemilikan akte lahir untuk penduduk 40% berpendapatan terbawah pada tahun 2019 menjadi 77,4%. |
| 1.4.1.(k) |
Persentase rumah tangga miskin dan rentan yang sumber penerangan utamanya listrik baik dari PLN dan bukan PLN. |
Persentase rumah tangga miskin dan rentan yang sumber penerangan utamanya listrik baik dari PLN dan bukan PLN. |
Indikator Sesuai |
Meningkatnya akses penerangan untuk penduduk 40% berpendapatan terbawah menjadi 100% pada tahun 2019. |
| 1.4.2 |
Proporsi dari penduduk dewasa yang mendapatkan hak atas tanah yang didasari oleh dokumen hukum dan yang memiliki hak atas tanah berdasarkan jenis kelamin dan tipe kepemilikan. |
|
|
|