| 3.7.1* |
Proporsi perempuan usia reproduksi (15-49 tahun) atau pasangannya yang memiliki kebutuhan keluarga berencana dan menggunakan alat kontrasepsi metode modern. |
Proporsi perempuan usia reproduksi (15-49 tahun) atau pasangannya yang memiliki kebutuhan keluarga berencana dan menggunakan alat kontrasepsi metode modern. |
Indikator Sesuai |
Meningkatnya angka prevalensi pemakaian kontrasepsi suatu cara pada tahun 2019 menjadi 66% (2012-2013 :61,9%). |
| 3.7.1.(a) |
Angka prevalensi penggunaan metode kontrasepsi (CPR) semua cara pada Pasangan Usia Subur (PUS) usia 15-49 tahun yang berstatus kawin. |
Angka prevalensi penggunaan metode kontrasepsi (CPR) semua cara pada Pasangan Usia Subur (PUS) usia 15-49 tahun yang berstatus kawin. |
Indikator Sesuai |
Meningkatnya cakupan angka pemakaian kontrasepsi semua cara pada perempuan usia 15-49 tahun untuk 40% penduduk berpendapatan terbawah pada tahun 2019 menjadi 65%. |
| 3.7.1.(b) |
Persentase penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) |
Persentase penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) |
Indikator Sesuai |
Meningkatnya angka penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) cara modern pada tahun 2019 menjadi 23,5% (2012-2013:18,3%). |
| 3.7.2* |
Angka kelahiran pada perempuan umur 15-19 tahun (Age Specific Fertility Rate/ASFR). |
Angka kelahiran pada perempuan umur 15-19 tahun (Age Specific Fertility Rate/ASFR). |
Indikator Sesuai |
Menurunnya angka kelahiran pada remaja usia 15-19 tahun (age specific fertility rate/ASFR) pada tahun 2019 menjadi 38 (2012-2013: 48). |
| 3.7.2.(a) |
Total Fertility Rate (TFR). |
Total Fertility Rate (TFR). |
Indikator Sesuai |
Menurunnya Total Fertility Rate (TFR) pada tahun 2019 menjadi 2,28 (2012:2,6). |