Pemirsa
Pelayanan Metadata Indikator SDGs Provinsi Jawa Tengah
BPS Pemprov
Home Goals Target Indikator Metadata Login

Daftar Indikator SDGs

Kode Indikator Nama Indikator Provinsi Target Capaian 2025 Satuan
1.2.1* Persentase penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan nasional (Proxy) 9,66 - 9 %
1.4.1* Persentase penduduk hidup dalam rumah tangga yang mempunyai akses pada pelayanan dasar - %
1.4.1* Proporsi rumah tangga dengan akses pada layanan air minum 57.71000184549865 -
1.4.1* Proporsi rumah tangga dengan akses pada layanan sanitasi dasar 87.90075427792365 -
1.4.1* Proporsi rumah tangga dengan akses pada layanan fasilitas penyehatan dasar 89.07468613956908 -
1.4.2* Proporsi dari penduduk dewasa yang mendapatkan hak atas tanah yang didasari oleh dokumen hukum dan yang memiliki hak atas tanah berdasarkan tipe kepemilikan (Rumah milik sendiri). 92.51651973999999 %
1.5.1* Jumlah korban meninggal, hilang, dan terkena dampak bencana per 100.000 orang - per 100.000 jiwa
1.5.1* a) Jumlah korban meninggal per 100.000 orang 0.131 -
1.5.1* b) Jumlah korban hilang per 100.000 orang 0.026 -
1.5.1* c) Jumlah korban luka per 100.000 orang 0.34 -
1.5.1* d) Jumlah korban mengungsi per 100.000 orang 196.335 -
1.5.2* Jumlah kerugian ekonomi langsung akibat bencana terhadap PDRB 0.014 %
1.5.4* Persentase pemerintah daerah yang mengadopsi dan menerapkan strategi pengurangan risiko bencana daerah yang selaras dengan strategi pengurangan risiko bencana nasional Kajian Resiko Bencana (KRB), Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) & Dokumen API 48.89 %
2.1.1* Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan (Prevalence of Undernourishment) 8.23 %
2.1.2* Prevalensi penduduk dengan kerawanan pangan sedang atau berat, berdasarkan pada Skala Pengalaman Kerawanan Pangan 2.843488106663297 %
2.2.1* Prevalensi stunting (pendek dan sangat pendek) pada anak di bawah lima tahun/balita 17 %
2.2.2* Prevalensi wasting (berat badan/tinggi badan) anak pada usia kurang dari 5 tahun, berdasarkan tipe 5.286163733730627 %
2.2.2.(a) Kualitas konsumsi pangan yang diindikasikan oleh skor Pola Pangan Harapan (PPH) 93.87 Skor
2.3.1* Volume produksi per tenaga kerja menurut kelas usaha tani tanaman/ peternakan/ perikanan/kehutanan 64.69 Ton/Orang
2.3.1.(a) Nilai tambah pertanian per tenaga kerja menurut kelas usaha tani tanaman/ peternakan/ perikanan/kehutanan 49872680.93555408 Rp/Tenaga Kerja
2.3.2* Rata-rata pendapatan produsen pertanian skala kecil menurut subsektor PM USD/PPD
2.c.1* Anomali Harga Pangan -0.17845127537062172 Nilai
3.1.1* Angka Kematian Ibu (AKI) 79.31 Kematian per 100.000 Kelahiran Hidup
3.1.2* Proporsi perempuan pernah kawin umur 15-49 tahun yang proses melahirkan terakhirnya (a) ditolong oleh tenaga kesehatan; (b) di fasilitas kesehatan - -
3.1.2* a) ditolong tenaga kesehatan 99.67 %
3.1.2* b) di fasilitas kesehatan 98.99 %
3.2.1* (a) Angka Kematian Balita (AKBa) 8.75 Kematian per 1.000 Kelahiran Hidup
3.2.1* (b) Angka Kematian Bayi (AKB) per 1000 kelahiran hidup. 7.7 Kematian per 1.000 Kelahiran Hidup
3.2.2* Angka Kematian Neonatal per 1.000 KH 6.08 Kematian per 1.000 Kelahiran Hidup
3.3.3* Kejadian Malaria per 1000 orang 0.02 per 1.000 orang
3.3.3.(a) Jumlah kabupaten/kota yang mencapai eliminasi malaria 35 Kab/Kota
3.3.5* Jumlah orang yang memerlukan intervensi terhadap penyakit tropis yang terabaikan: - -
3.3.5* a) Angka Pencapaian Pengobatan Penyakit Filariasis 100 %
3.3.5* b) Proporsi kasus kusta yang ditemukan dan diobati. 79.59621928847649 %
3.3.5.(a) Jumlah kabupaten/kota dengan eliminasi kusta 33 Kab/Kota
3.3.5.(b) Jumlah kabupaten/kota endemis filariasis yang mencapai eliminasi 1 Kab/Kota
3.4.1.(b) Prevalensi tekanan darah tinggi 35.85 %
3.4.1.(c) Prevalensi obesitas pada penduduk umur ≥18 tahun 23.253620770741758 %
3.5.1.(a) Jumlah penyalahgunaan napza yang mendapatkan pelayanan rehabilitasi medis 348 Orang
3.5.1.(b) Jumlah yang mengakses layanan pasca rehabilitasi 40 Orang
3.6.1.* Kematian akibat kecelakaan lalu lintas (Proxy) Menurun per 100.000 jiwa
3.7.1* Proporsi perempuan usia reproduksi (15-49 tahun) yang memiliki kebutuhan keluarga berencana terpenuhi menurut metode kontrasepsi modern 72.03999039999998 %
3.7.2* Angka kelahiran remaja (umur 15-19 tahun) per 1.000 perempuan di kelompok umur yang sama 18.536444850963516 Kelahiran per 1000 perempuan (15-19 tahun)
3.7.2.(a) Total Fertility Rate (TFR) 2.1 Jumlah anak per WUS 15-49 tahun
3.8.1.(a) Unmet Need Pelayanan Kesehatan 5.728841286419412 %
3.8.2* Proporsi populasi dengan pengeluaran rumah tangga yang besar untuk kesehatan sebagai bagian dari total pengeluaran rumah tangga atau pendapatan (> 10%) 1.9472271513411146 %
3.8.2.(a) Cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) 99.03 %
3.a.1* Persentase merokok pada penduduk umur ≥15 tahun 29.5 %
3.b.1* Proporsi target populasi yang telah memperoleh vaksin program nasional (Cakupan DPT3) - Imunisasi Campak 76.35201381 %
3.b.3* Proporsi fasilitas kesehatan dengan paket obat essensial yang tersedia dan terjangkau secara berkelanjutan 98.51584316753875 %
3.c.1* Kepadatan dan distribusi tenaga kesehatan 0.06474803540199801 %
4.1.1.(a) Skor Literasi dan Numerasi SMA/SMK dan SLB (Proxy) - %
4.1.1.(a) a) Literasi SMA/Sederajat *) merupakan rata-rata SMA umum & SMA keagamaan 78.24 -
4.1.1.(a) b) Numerasi SMA/Sederajat *) merupakan rata-rata SMA umum & SMA keagamaan 66.55 -
4.1.1.(a) c) Literasi SMK Umum 74.31 -
4.1.1.(a) d) Numerasi SMK Umum 63.77 -
4.1.1.(a) e) Literasi SDLB 73.18 -
4.1.1.(a) f) Numerasi SDLB 71.87 -
4.1.1.(a) g) Literasi SMPLB 73.33 -
4.1.1.(a) h) Numerasi SMPLB 70.93 -
4.1.1.(a) i) Literasi SMALB 72.92 -
4.1.1.(a) j) Numerasi SMALB 68.86 -
4.1.2* Tingkat penyelesaian pendidikan jenjang SD/sederajat, SMP/sederajat, dan SMA/sederajat - %
4.1.2* a) SD/Sederajat 98.68 -
4.1.2* b) SMP/Sederajat 91.82 -
4.1.2* c) SMA/Sederajat 58.77 -
4.1.2.(a) Angka anak tidak sekolah jenjang PAUD, SD/sederajat, SMP/sederajat, dan SMA/sederajat - Angka
4.1.2.(a) a) SD/Sederajat 0.28771496271438834 -
4.1.2.(a) b) SMP/Sederajat 5.726393100000003 -
4.1.2.(a) c) SMA/Sederajat 23.070390687273495 -
4.2.2* Tingkat partisipasi dalam pembelajaran yang teroganisir (satu tahun sebelum usia sekolah dasar) 99.07 %
4.3.1* Tingkat partisipasi remaja dan dewasa dalam pendidikan dan pelatihan formal dan non formal dalam 12 bulan terakhir, menurut jenis kelamin. PM %
4.3.1.(a) Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi (PT) 26.79666424887 %
4.4.1.(a) Proporsi remaja (usia 15-24 tahun) dan dewasa (usia 15-59 tahun) dengan keterampilan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) - %
4.4.1.(a) a) Remaja 99.06081999999999 -
4.4.1.(a) b) Dewasa 87.712174 -
4.5.1* Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas - %
4.5.1* a) Rasio APM Perempuan/Laki SD/sederajat 100 -
4.5.1* b) Rasio APM Kuintil terbawah/teratas SD/sederajat 100 -
4.5.1* c) Rasio APK Perempuan/Laki SMP/sederajat 100 -
4.5.1* d) Rasio APK Kuintil terbawah/teratas SMP/sederajat 97.78 -
4.5.1* e) Rasio APK Perempuan/Laki SMA/sederajat 100 -
4.5.1* f) Rasio APK Perdesaan/Perkotaan SMA/sederajat 91.2 -
4.5.1* g) Rasio APK Kuintil terbawah/teratas SMA/sederajat 73.17664627000002 -
4.5.1* h) Rasio APK Perempuan/Laki Perguruan Tinggi/sederajat 118.39891631976951 -
4.6.1.(a) Persentase angka melek aksara penduduk umur ≥15 tahun 94.5849497060404 %
4.a.1* Proporsi sekolah dengan akses ke: (a) listrik (b) internet untuk tujuan pengajaran, (c) komputer untuk tujuan pengajaran, (d) air minum layak, (e) fasilitas sanitasi dasar per jenis kelamin, (f) fasilitas cuci tangan (terdiri air, sanitasi, dan higienis bagi semua (WASH) - %
4.a.1* a) Jenjang SD/Sederajat (a) 99.88 (b) 98.38 (c) 7.34 (d) 98.06 (e) 66.67 (f) 87.10 -
4.a.1* b) Jenjang SMP/Sederajat (a) 99.49 (b) 98.29 (c) 54.67 (d) 98.66 (e) 68.36 (f) 89.49 -
4.a.1* c) Jenjang SMA/Sederajat (a) 99.24 (b) 97.45 (c) 66.75 (d) 97.98 (e) 60.39 (f) 90.37 -
4.a.1* a) Jenjang SMK (a) 99.59 (b) 99.19 (c) 62.57 (d) 98.43 (e) 83.10 (f) 87.53 -
4.a.1.(a) Persentase siswa yang mengalami perundungan dalam 12 bulan terakhir. - %
4.a.1.(a) a) SMA Umum 5.45 -
4.a.1.(a) b) SMA Keagamaan 14.72 -
4.a.1.(a) c) SMALB 14.09 -
4.a.1.(a) d) SMA Kesetaraan 20.76 -
4.a.1.(a) e) SMK Umum 10.76 -
4.a.1.(a) f) SMP Umum 15.59 -
4.a.1.(a) g) SMP Kemenag 23.23 -
4.a.1.(a) h) SMP LB 10.98 -
4.a.1.(a) i) SMP Kesetaraan 28.99 -
4.a.1.(a) j) SD Umum 20.36 -
4.a.1.(a) k) SD Kemenag 28.99 -
4.a.1.(a) l) SDLB 6.54 -
4.a.1.(a) m) SD Kesetaraan 29.65 -
4.c.1* Persentase guru yang memenuhi kualifikasi sesuai dengan standar nasional menurut jenjang pendidikan - %
4.c.1* a) TK/RA 67.23 -
4.c.1* b) SD/MI 92.03 -
4.c.1* c) SMP/MTs 85.08 -
4.c.1* d) SMA/MA 80.76 -
4.c.1* e) SMK 97.94 -
4.c.1* f) SLB 97.01 -
5.3.1* Proporsi perempuan umur 20 - 24 tahun yang usia kawin pertama atau usia hidup bersama pertama sebelum umur 15 tahun dan sebelum umur 18 tahun 5.63 %
5.5.1* Proporsi kursi yang diduduki perempuan di - %
5.5.1* (a) DPRD Provinsi 20.233999999999998 -
5.5.1* (b) Bupati/Walikota 38.93992879632558 -
5.5.2* Proporsi perempuan yang berada di posisi managerial 38.241274645930126 %
5.6.1* Proporsi perempuan usia reproduksi 15-49 tahun yang membuat keputusan sendiri terkait hubungan seksual, penggunaan kontrasepsi, dan layanan kesehatan (PUS) 41.178 %
5.a.1* (1) Proporsi penduduk pertanian yang memiliki hak atas tanah pertanian; (2) Proporsi perempuan penduduk pertanian sebagai pemilik atau yang memiliki hak atas tanah pertanian, menurut jenis kepemilikan. PM %
5.b.1* Proporsi individu yang menguasai/memiliki telepon genggam (usia>5 th) 68.23468236800001 %
6.1.1* Persentase rumah tangga yang menggunakan layanan air minum yang dikelola secara aman. 94.35854631729144 %
6.2.1* Persentase rumah tangga yang menggunakan layanan sanitasi yang dikelola secara aman, termasuk fasilitas cuci tangan dengan air dan sabun - %
6.2.1* a) Persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap sanitasi layak 86.68582474407802 -
6.2.1* b) Persentase rumah tangga yang memiliki fasilitas cuci tangan dengan sabun dan air 87.23640817616685 -
6.2.1* c) Persentase rumah tangga yang masih melakukan praktik buang air besar sembarangan di tempat terbuka 1.4 -
6.3.2.(a) Indeks Kualitas Air (IKA) 68.71 Indeks
6.6.1.(a) Indeks Kualitas Lahan (IKL) --> Indeks Kualitas Tutupan Lahan (IKTL) 48.47 Indeks
7.1.1* Rasio Elektrifikasi 99.99 %
7.1.2.(b) Proporsi rumah tangga yang menggunakan gas/LPG sebagai bahan bakar utama untuk memasak terhadap total rumah tangga 95.2011263183475 %
8.1.1* Laju pertumbuhan PDRB per kapita 4.091452 %
8.1.1.[a] PDRB per kapita 49,3 - 51,1 Rp Juta
8.2.1* Laju pertumbuhan PDRB per tenaga kerja/Tingkat pertumbuhan PDB riil per orang bekerja per tahun 3.7616423364099996 %
8.3.1* Proporsi lapangan kerja informal sektor non-pertanian, berdasarkan jenis kelamin 63.01 %
8.5.1* Upah rata-rata per jam pekerja 15288.977478802743 Rp/Jam
8.5.2* Tingkat pengangguran terbuka 4,81 - 4,42 %
8.5.2.[a] Persentase setengah pengangguran 7.33 %
8.6.1* Persentase usia muda (15-24 tahun) yang sedang tidak sekolah, bekerja atau mengikuti pelatihan (NEET) 17.62 %
8.7.1.[a] Persentase dan jumlah anak usia 5-17 yang bekerja, dibedakan berdasarkan jenis kelamin dan kelompok umur pembagian kelompok umur berdasarkan UU Ketenagakerjaan --> Persentase anak usia 10-17 tahun yang bekerja 2.42 %
8.9.1.(b) Jumlah kunjungan wisatawan nusantara Meningkat Orang
9.1.1.(a) Kondisi mantap jalan provinsi 93.6 Km
9.1.2* Jumlah penumpang dan barang berdasarkan moda transportasi Meningkat Orang; Ton
9.1.2.[a] Jumlah bandara 6 Unit
9.2.1* Proporsi nilai tambah sektor industri manufaktur terhadap PDRB dan per kapita 33.95 %
9.2.1.(a) Laju Pertumbuhan PDRB industri manufaktur 3.8 %
9.2.2* Proporsi tenaga kerja pada sektor industri manufaktur. 20 %
9.b.1.(a) Kontribusi ekspor produk industri berteknologi tinggi - %
9.c.1 Proporsi penduduk terlayani mobile broadband 99.98 %
10.1.1.(a) Rasio Gini 0,362 - 0,367 Nilai
10.1.1.(b) Persentase penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan nasional (Proxy) 9,66 - 9 %
10.1.1.(c) Jumlah desa tertinggal - Desa
10.1.1.(d) Jumlah desa mandiri 2020 Desa
10.2.1* Proporsi penduduk yang hidup di bawah 50 persen dari median pendapatan. 14.117262645714286 %
10.3.1.(a) Indeks Aspek Kebebasan 86.09367460271099 Skor
11.1.1.(a) Proporsi rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau. 72.99 %
11.2.1.(a) Proporsi populasi yang mendapatkan akses yang nyaman pada transportasi publik 51.86 %
11.2.1.(b) Persentase penduduk terlayani transportasi umum Meningkat %
11.5.1* Jumlah korban meninggal, hilang, dan terkena dampak bencana per 100.000 orang - per 100.000 orang
11.5.1* a) Jumlah korban meninggal per 100.000 orang - -
11.5.1* b) Jumlah korban hilang per 100.000 orang - -
11.5.1* c) Jumlah korban luka per 100.000 orang - -
11.5.1* d) Jumlah korban mengungsi per 100.000 orang - -
11.5.2.(a) Proporsi kerugian ekonomi langsung akibat bencana relatif terhadap pendapatan domestik bruto - %
11.6.1.(a) Persentase rumah tangga dengan layanan penuh pengumpulan sampah 25 %
11.6.2.(b) Indeks Kualitas Udara 84.91 Indeks
11.7.2.(a) Persentase Penduduk Menjadi Korban Kejahatan Pencurian, Penganiayaan, Pencurian dengan Kekerasan, Pelecehan Seksual, atau Lainnya (Proxy) 0.31 %
12.3.1.(a) Persentase penurunan susut dan sisa pangan (food loss and waste). 39.349506 %
12.5.1.(a) Timbulan Sampah Terolah di Fasilitas Pengolahan Sampah (Proxy) 22 Ton
13.1.3* Persentase pemerintah daerah yang mengadopsi dan menerapkan strategi pengurangan risiko bencana daerah yang selaras dengan strategi pengurangan risiko bencana nasional Kajian Resiko Bencana (KRB), Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) & Dokumen API 48.89 %
13.2.2.[a] Potensi penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) - %
13.2.2.[a] a) Kumulatif 5.65 -
13.2.2.[a] b) Tahunan 12.35 -
13.2.2.[b] Persentase Potensi penurunan intensitas emisi gas rumah kaca (GRK) 0.32 %
14.4.1* Proporsi Tangkapan Jenis Ikan Laut yang Berada Dalam Batasan Biologis yang Aman 209834.1354817613 Ton
14.5.1* Jumlah luas kawasan konservasi perairan Laut (darat+air) - Proxy Meningkat Ha
15.1.1* Proporsi kawasan hutan terhadap total luas lahan 19.2567925587 %
15.3.1* Proporsi lahan yang terdegradasi terhadap luas daratan keseluruhan 393983.7673498081 %
15.4.2* Indeks tutupan hijau pegunungan PM %
16.1.3.(a) Persentase Penduduk Menjadi Korban Kejahatan Pencurian, Penganiayaan, Pencurian dengan Kekerasan, Pelecehan Seksual, atau Lainnya (Proxy) 0.31 %
16.1.4* Proporsi penduduk yang merasa aman berjalan sendirian di area tempat tinggalnya 76.65868708 %
16.2.1.(a) Proporsi rumah tangga yang memiliki anak umur 1-17 tahun yang mengalami hukuman fisik dan/atau agresi psikologis dari pengasuh dalam setahun terakhir. 40.06999805 %
16.3.1.(a) Proporsi korban kekerasan dalam 12 bulan terakhir yang melaporkan kepada polisi 40.83754844502291 %
16.6.1.(a) Persentase Kab/Kota yang mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) (Proxy) 1 Provinsi 35 Kab/Kota %
16.6.1.(b) Persentase instansi pemerintah provinsi dengan skor Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) ≥ B 100 %
16.6.1.(c) Persentase instansi pemerintah provinsi dengan Indeks Reformasi Birokrasi (RB) ≥ B 97.92 %
16.6.2.(a) Jumlah Instansi pemerintah dengan tingkat kepatuhan pelayanan publik kategori tertinggi 1 Provinsi 15 Kab/Kota 3 OPD (sampling) Instansi
16.7.1.(a) Persentase keterwakilan perempuan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi 0.21 %
16.7.2.(a) Indeks Kapasitas Lembaga Demokrasi 78.15333777651946 Indeks
16.7.2.(b) Indeks Aspek Kebebasan 86.09517997868758 Indeks
16.7.2.(c) Indeks Kesetaraan 81.68121680222781 Indeks
16.9.1* Proporsi anak umur di bawah 5 tahun yang kelahirannya dicatat oleh lembaga pencatatan sipil, menurut umur 95.02 %
16.9.1.(a) Persentase kepemilikan akta lahir untuk penduduk 0-17 tahun pada 40% berpendapatan bawah 97.73578023610001 %
16.9.1.(b) Persentase cakupan kepemilikan akta kelahiran pada penduduk 0-17 tahun 98.12601635159999 %
17.1.1* Total pendapatan pemerintah sebagai proporsi terhadap PDRB menurut sumbernya 0.973 %
17.1.1.(a) Rasio penerimaan pajak terhadap PDRB 1.38 %
17.1.2* Proporsi anggaran domestik yang didanai oleh pajak domestik 66.82103214949733 %